Serigala Pencuri dan Singa

Seekor serigala mencuri seekor domba dari sebuah kandang lalu membawanya ke sarangnya untuk makan di sana. Tetapi rencananya menjadi buyar saat sang Serigala bertemu dengan seekor Singa, yang tanpa permisi merebut domba tersebut darinya.
Sang Serigala menjadi takut, mengambil jarak dengan sang Singa lalu berkata dengan terpatah-patah:
"Kamu tidak berhak mengambil milik saya seperti itu!"
Sang Singa menoleh dan ingin memberikan pelajaran kepada sang Serigala, tetapi karena sang Serigala berdiri jauh darinya, sang Singa hanya berkata:
"Milikmu? Apakah kamu membelinya, atau sang Gembala memberikannya kepadamu? Coba jelaskan pada saya, bagaimana kamu mendapatkannya?"

Pesan Moral: Yang jahat akan mendapatkan balasan yang setimpal.

Serigala Yang Terlihat Baik dan Penggembala

Seekor serigala telah lama mengincar segerombolan domba, dimana gembala pemilik domba selalu menjaga domba-dombanya dengan sangat berhati-hati dan berusaha mencegah agar serigala tersebut tidak dapat memangsa dombanya. Tetapi sang Serigala terlihat tidak pernah mencoba untuk memangsa dombanya, malahan terlihat membantu sang Gembala menjaga dan menggembalakan domba. Pada akhirnya sang Gembala terbiasa melihat bagaimana sang Serigala menjaga dombanya sehingga sang Gembala lupa betapa jahatnya sang Serigala.
Suatu hari, sang Gembala bepergian cukup jauh dan mempercayakan domba-dombanya dibawah pengawasan sang Serigala saat berangkat. Tetapi betapa terkejutnya sang Gembala saat pulang dan melihat betapa banyak domba-dombanya hilang dan dimangsa oleh sang Serigala. Dia lalu menyesali kebodohannya mempercayai sang Serigala.

Pesan Moral: Serigala, tetaplah serigala. Penjahat, tetaplah penjahat. Janganlah mermpercayai penjahat.

Singa, Keledai dan Rubah Berbagi Mangsa

Seekor singa, seekor keledai dan seekor rubah, berburu bersama-sama dan berhasil menangkap banyak hewan hutan. Sang Keledai pun di minta untuk membagi hewan tangkapan tersebut, dan sang Keledai membaginya dengan sangat adil, membaginya menjadi tiga bagian yang sama banyak.
Sang rubah sangat puas dengan cara pembagian itu, tetapi sang Singa menjadi sangat marah, dan dengan sekali mengayunkan cakarnya yang besar kepada keledai, sang keledai pun mati dan ikut menambah tumpukan mangsa.
Lalu sang Singa berbalik ke arah rubah.
"Sekarang, kamu yang membaginya," katanya dengan marah.
Sang Rubah tidak membuang waktunya lagi untuk berbicara. Dengan cepat ia menumpuk hewan tangkapan tersebut menjadi satu tumpukan besar. Lalu dari sana, ia mengambil sebagian kecil untuk dirinya sendiri, itupun bagian yang tidak berarti seperti tanduk dan tapak kaki dari kambing gunung, termasuk ekor dari sapi.
Sang Singa yang amarahnya telah mereda, tersenyum dan bertanya kepada sang Rubah.
"Siapa yang mengajari kamu untuk membagi tumpukan ini dengan adil?" 
"Saya mendapatkan pelajaran membagi dari sang Keledai," balas sang Rubah sambil menjauh.

Pesan Moral: Jangan mengulangi nasib sial orang lain.